Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

#MyCupOfStory

Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Kompetisi Menulis Cerpen  #MyCupOfStory Diselenggrakan oleh GIORDANO dan Nulisbuku.com INTUISI SECANGKIR KOPI -Citra Larasari-                                “Sampai kapan kamu akan bersembunyi?” Gadis berhijab itu sedang sibuk menyusun beberapa berkas kerjanya, hingga mendadak terhenti dan menoleh ke arah sumber suara. Tampak Naya, teman sekamarnya  sudah berdiri di depan pintu kamarnya. Tak ada jawaban, ia hanya melempar senyum kecil dan kembali melanjutkan kesibukannya. “Ayolah, sudah saatnya kamu membuka jati dirimu. Banyak orang di luar sana yang mengagumi karya-karyamu, termasuk dia.” “Biarkan waktu, dan secangkir kopi itu sendiri yang menentukan takdir kami Nay. Aku akan tetap menjadi si pelukis amatir yang bersembunyi dalam karyanya.” “Baiklah, aku nggak bisa memaksamu. Kamu lebih tahu apa yang terbaik untukmu. Tapi, s...

Cerpen

Surat Mayra Agak terlambat Dimas menyadari, bahwa beberapa hari ini dia tak lagi menjumpai Mayra. Perempuan sederhana yang selalu membuatnya merasakan keteduhan di waktu senja. Dimas tak mengerti kemana perginya sosok santun yang tak pernah lupa membawakannya secangkir teh hangat kesukaannya untuk menghabiskan waktu sore di penghujung hari. Merasa dirinya tak juga menemukan Mayra, Dimas uring-uringan. Seperti seorang anak kecil yang kehilangan mainannya, Dimas tak tenang dan berjalan mondar-mandir menelusuri koridor hotel. “Apa kalian melihat Mayra?” Satu persatu orang yang berpapasan dengannya ditanyainya. Tak terlewat satu orangpun yang luput dari efek kecemasan Dimas terhadap ketidakberadaan Mayra kala itu. “Ada yang tahu Mayra ada dimana?” “Kemana Mayra pergi?” “Tolong beritahu aku jika kalian melihat Mayra.” “Mayra.......!!!!!!” Perlahan semua mulai gelap. Tubuh Dimas ambruk ke lantai.  Meski tak melihat apapun, Dimas masih sempat mendengar langkah kak...