Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Catatan Senja #16

(Ingin) Bercerita Padamu Ketika  menuliskan ini, aku benar-benar tidak tahu apa yang muncul di benakku. Kau selalu tahu dengan pasti kan, bahwa aku bukan seorang yang berani curhat dan menceritakan segala apa yang sedang aku rasa pun alami pada orang lain. Dan, jika sedang ingin melakukan itu, maka yang bisa aku perbuat hanyalah menumpahkannya pada sebuah tulisan seperti ini. Ya, rasanya aku akan merasa lega dan plong ketika mencurahkan semuanya, yang sejatinya ingin aku sampaikan pada seseorang. Termasuk kamu. Seperti saat ini. Sekarang tepat pukul 23:54 di hari Jumat tanggal 22 Januari 2016, ketika aku mulai menuliskan kata demi kata dalam tulisan ini. Sudah mulai larut bukan? Mungkin, jika sekarang aku sedang berkirim pesan padamu, kau pasti sudah menyuruhku untuk segera tidur. Tapi, seperti biasanya, aku belum bisa tidur. Mungkin, aku akan mulai tidur sekita 1 jam kemudian. Semoga saja. J Oh ya, hari ini hujan turun cukup lama. Bahkan, sekarang hujan juga masih sa...

Sebuah Tulisan

Sebab, hidup itu keras, Jenderal. Apa kabar dirimu? Sepertinya, aku mendengar sebuah keluh yang mencoba mengutarakan kata menyerah pada nafasnya. Benar kah itu? Oh my god. Sejatinya, tak ada yang mudah dalam hidup ini, apapun itu. Manusia di ciptakan untuk selalu berusaha dan melakukan upaya. Bukankah perintah itu juga termaktub dalam kitab suci-Nya? Kita manusia, dan selamanya memang sebatas hanya manusia. Terkadang timbul rasa pesimis dan menyerah terhadap apa-apa yang sedang terjadi. Terhadap suatu perihal yang begitu kuat kita perjuangkan. Menaruh yakin pun harap bahwa nasib baik akan datang menyambut dan membarenginya dengan doa-doa yang selalu dilangitkan. Tapi, tak jarang takdir membawa kita menjauh dari harapan itu. Sudah bersusah payah,  sudah berpeluh lelah, eh..malah tak tergapai harap itu. Padahal, Dia telah menjanjikan pada tiap umat-Nya, bahwa barangsiapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan dimudahkan. Siapa yang meminta maka akan diberi. Lantas kema...

Sebuah Catatan

Rahasia Kecil "Aku akan terus menulis sampai semua ingatan dalam otakku habis"   Pernah kukatakan itu pada hatiku, dulu.   Bagaimana bisa ingatan akan habis, kecuali mati. Aku tidak tahu, aku diam. Lalu kubisikkan pada bumi. Sebuah rahasia kecintaan Tuhan, rahasia yang mengurung rahasia. Semoga kelak Dia mengabarkan padamu dalam rupa yang lain, menyaru pelangi yang mengunjungimu selepas hujan pukul empat sore. Dan sekarang kukatakan lagi. "Aku akan terus menulis sampai semua ingatan dalam otakku habis"   Lalu ketika aku benar-benar telah kehilangan semua ingatan. Akan kubaca lagi apa-apa yang pernah kutulis, memang tidak banyak, kau juga tahu aku bukan penulis yang baik. Aku hanya seorang sunyi pemegang rahasia kecil, seorang yang kerasan berlama-lama duduk di bangku taman sendirian. Menunggu Tu(h)an.   Aku sedikit takut jika aku tak lagi bisa mengingatmu setelah rahasia itu pecah, melangit dan memuai menjadi awan yang di seret-seret ang...

Mau Bertanya Nggak Sesat di Jalan #AskBNI

Seharusnya Nanya Dulu... Mau bertanya nggak sesat di jalan. Pernah dengar istilah ini? Atau mungkin sebaliknya. Malu bertanya sesat di jalan. Ya. Itu adalah ungkapan yang sering diutarakan atau disampaikan oleh guru kita di sekolahan. Barangsiapa yang malu bertanya maka otomatis dia akan kesulitan dalam menempuh sebuah proses. Tentu saja banyak hal yang menjadi representatif dari ungkapan ini. Dan secara tidak langsung kita mengakui bahwa ungkapan tersebut benar adanya. Melalui sebuah proses pengakuan yang dikenal dengan istilah ‘pengalaman’. Selain ungkapan ini terbukti benar. Ungkapan ini juga memiliki multi fungsi untuk beberapa aspek kehidupan. Seperti pada aspek pendidikan, yakni dalam hal belajar. Pada aspek sosial, yakni dalam hal menanyakan alamat agar tidak tersesat. Pun pada hal agama, yakni hal-hal yang berkaitan dengan kepercayaan terhadap  agama yang dianutnya. Akupun mengakui kebenaran atas ungkapan itu. Ungkapan bahwa jika kita ‘mau bertanya maka n...

Sebuah Tulisan - Kamu Kekinian Nggak??

KEKINIAN  Apa yang akan kamu lakukan, supaya kamu bisa dibilang “ KEKINIAN ”? Kata ini seperti sudah menjadi fenomenal, bahkan telah mengalahkan jargon-jargon yang sempat ngetrend juga, seperti “Aku Mah Apa Atuh”, “Sakitya Tuh Disini”, atau “Aku Mah Gitu Orangnya.” Lantas bagaimana dengan keadaan, sentilan biar dibilang “ KEKINIAN ”? Kadang, kebanyakan orang harus melakukan ‘sesuatu’ agar dibilang KEKINIAN . Misalnya, kalau difoto tangannya saja, atau kakinya doang. Kedua hal tersebut bisa dikatakan sebuah tindakan agar kita bisa dibilang KEKINIAN . Setelah mencari dari berbagai sumber, dari Kamus Bahasa Indonesia yang online , arti kata, postingan di blog-blog yang banyak, kurang lebih artinya sama, ya mungkin inilah arti dari kata kekinian itu. Pengertian KEKINIAN  disini adalah keadaan kini atau sekarang, jadi bisa diartikan KEKINIAN itu adalah sesuatu hal yang lagi ngetren saat ini, atau yang sedang populer, sedang booming saat ini. Contohnya saja ...