Langsung ke konten utama

Sebuah Catatan

Rahasia Kecil


"Aku akan terus menulis sampai semua ingatan dalam otakku habis" 

Pernah kukatakan itu pada hatiku, dulu. 
Bagaimana bisa ingatan akan habis, kecuali mati. Aku tidak tahu, aku diam.

Lalu kubisikkan pada bumi. Sebuah rahasia kecintaan Tuhan, rahasia yang mengurung rahasia. Semoga kelak Dia mengabarkan padamu dalam rupa yang lain, menyaru pelangi yang mengunjungimu selepas hujan pukul empat sore. Dan sekarang kukatakan lagi.
"Aku akan terus menulis sampai semua ingatan dalam otakku habis" 

Lalu ketika aku benar-benar telah kehilangan semua ingatan. Akan kubaca lagi apa-apa yang pernah kutulis, memang tidak banyak, kau juga tahu aku bukan penulis yang baik. Aku hanya seorang sunyi pemegang rahasia kecil, seorang yang kerasan berlama-lama duduk di bangku taman sendirian. Menunggu Tu(h)an. 

Aku sedikit takut jika aku tak lagi bisa mengingatmu setelah rahasia itu pecah, melangit dan memuai menjadi awan yang di seret-seret angin, kemudian menggantung sebagai mendung sebelum jatuh sebagai hujan. 

Aku sedikit takut setelahnya akan menjadi pikun yang muda, pikun yang dungu, atau justru pikun yang tuli dan bisu. 
Namun nanti kau akan tahu. Iya nanti, bukan sekarang. Bahwa dalam setiap huruf yang kutulis, selalu kububuhi rahasia manis. Juga dalam debar dan napasmu yang sembunyi-sembunyi kusisipkan agar menjadi ruh yang dapat membangunkanku ketika aku jatuh. 

Kau mungkin tidak tahu. Iya kau belum tahu, aku pernah mencuri senyummu, senyum yang kau hadiahkan pada seseorang yang sedang bersamamu, seseorang yang kau puja sebagai rindu. Tapi bukan aku. 
Kau juga belum tahu. Bahwa ketika hari mulai gelap, dengan kaki telanjang aku berjalan mengendap, lalu riuh gema tawamu kutangkap dekap. Lantas, semua kukisahkan pada bintang-bintang yang menari-nari di langit sana. Kukemas rapi dalam cemas, kujujurkan dalam beberapa puisi, dalam semua kata yang kudenyutkan dengan ribuan arti. 

Ketika sampai aku pada ujung jalan itu, mungkin di sebuah pagi, atau justru petang seperti sekarang, aku tidak tahu. Namun yang pasti aku akan sampai di sana, bersama semua tulisan tentangmu yang selalu kubawa dalam rahasia pandora. Dengan semua ingatan yang telah pergi, dengan semua kecemasan yang tak lagi kukenali, dengan semua mimpi yang perlahan mati. 

Akan ada yang tetap hidup, ada yang tetap berdegup, selama jantungmu masih berdetak, selama udara masih mengisi paru-parumu, selama itu aku tetap bernapas dalam rahasia kecil sebuah puisi. 
Puisi yang pernah kutulis dengan mencuri senyum dan tawamu. Rahasia itu. 

-Key- Dalam catatan Nalinggar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kompetisi Menulis Cerpen “Pilih Mana: Cinta Atau Uang?” #KeputusanCerdas

KARENA CINTA ITU INDAH... Duduk di sebuah kafe bernama Rainbow , seorang wanita dengan dress putih selutut yang dikenakannya. Lengkap dengan hiasan kalung yang melingkar di lehernya. Menambah kesan anggun pada diri wanita itu. Sedari tadi, ia seakan tak memedulikan orang-orang di sekitarnya yang sibuk memesan menu pada waitress yang ada. Pandangannya hanya tertuju pada jendela yang berada tepat di samping kirinya. Ia sengaja memilih meja yang berada tepat di dekat jendela. Karena membuatnya akan lebih mudah memantau ke arah luar kafe dari balik kaca jendela. Hari itu hujan turun tak begitu deras. Hanya beberapa gerimis yang dijatuhkan langit ke tubuh bumi. Hingga membuat sebagian orang tak perlu menunda kesibukan mereka hari itu. Begitupun Keyla, nama wanita itu. Sudah hampir sejam ia duduk di dalam kafe. Dan sudah sejam yang lalu pula, capucino yang dipesannya tak juga disentuhnya. Yang ia lakukan hanya mengecek handphone sembari sesekali menengok ke arah jendela, yang juga ...

Sebuah Tulisan - Kamu Kekinian Nggak??

KEKINIAN  Apa yang akan kamu lakukan, supaya kamu bisa dibilang “ KEKINIAN ”? Kata ini seperti sudah menjadi fenomenal, bahkan telah mengalahkan jargon-jargon yang sempat ngetrend juga, seperti “Aku Mah Apa Atuh”, “Sakitya Tuh Disini”, atau “Aku Mah Gitu Orangnya.” Lantas bagaimana dengan keadaan, sentilan biar dibilang “ KEKINIAN ”? Kadang, kebanyakan orang harus melakukan ‘sesuatu’ agar dibilang KEKINIAN . Misalnya, kalau difoto tangannya saja, atau kakinya doang. Kedua hal tersebut bisa dikatakan sebuah tindakan agar kita bisa dibilang KEKINIAN . Setelah mencari dari berbagai sumber, dari Kamus Bahasa Indonesia yang online , arti kata, postingan di blog-blog yang banyak, kurang lebih artinya sama, ya mungkin inilah arti dari kata kekinian itu. Pengertian KEKINIAN  disini adalah keadaan kini atau sekarang, jadi bisa diartikan KEKINIAN itu adalah sesuatu hal yang lagi ngetren saat ini, atau yang sedang populer, sedang booming saat ini. Contohnya saja ...

Write Anything

8 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan ke Penulis Jadi penulis itu memang kelihatan keren! Tapi kadang mereka juga pusing saat harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari orang di sekitarnya. Sekarang Spring mau berbagi sedikit curhatan dari kakak-kakak penulis kenalan Spring. Katanya jadi penulis itu gampang-gampang susah, dan banyak suka dukanya lho! Siap-siap buat yang pengin jadi penulis, karena penulis sering dapat pertanyaan kayak gini : 1.         Lagi nulis cerita apa? Pertanyaan ini sangat gampang dijawab kalau memang lagi siapin novel baru. Tapi kalau nggak... bingung. Dijawab, lagi nggak nulis apa-apa juga malu. Biasanya ngeles dengan, "Ada deh, novel baru, tapi masih rahasia!" Rahasia takdir maksudnya. Huehehe…. 1.         Cerita novel kamu tentang apa sih? Bisa sekalian promosi nih, mana tahu dia suka dan mau beli novel kita. Tapi kadang juga malah sedih kalau ada te...