KEKINIAN
Apa yang akan kamu
lakukan, supaya kamu bisa dibilang “KEKINIAN”?
Kata ini seperti sudah
menjadi fenomenal, bahkan telah mengalahkan jargon-jargon yang sempat ngetrend
juga, seperti “Aku Mah Apa Atuh”, “Sakitya Tuh Disini”, atau “Aku Mah Gitu
Orangnya.”
Lantas bagaimana
dengan keadaan, sentilan biar dibilang “KEKINIAN”?
Kadang, kebanyakan
orang harus melakukan ‘sesuatu’ agar dibilang KEKINIAN. Misalnya, kalau difoto tangannya saja, atau kakinya
doang. Kedua hal tersebut bisa dikatakan sebuah tindakan agar kita bisa
dibilang KEKINIAN.
Setelah mencari dari
berbagai sumber, dari Kamus Bahasa Indonesia yang online, arti kata, postingan di blog-blog yang banyak, kurang lebih
artinya sama, ya mungkin inilah arti dari kata kekinian itu. Pengertian KEKINIAN disini adalah keadaan kini atau
sekarang, jadi bisa diartikan KEKINIAN
itu adalah sesuatu hal yang lagi ngetren saat ini, atau yang sedang populer,
sedang booming saat ini.
Contohnya saja pada sebagian
besar daerah, lagi musimnya Ngetrip, itu tuh My Trip My Adventure, ngetrip satu ngetrip semua. J
Ok. Membahas mengenai KEKINIAN, pertama saya mau
berbagi dan mencelikkan mata kalian dengan hal-hal KEKINIAN yang tidak terasa telah
menjalar bahkan merasuki setiap sudut kehidupan dan lingkungan kita.
NAMUN, pada hakekatnya memang tersamarkan karena anak-anak muda yang memang
KEKINIAN melakukan hal yang memang dianggap KEKINIAN.
1.
BAPER
Sangat sering kita melihat banyak banget anak muda
sekarang yang ngomong "Duh jadi baper gini deh gue..." Atau "ah
baper lo jomblo kutu!"
Anak-anak muda jaman sekarang jadi pada bawel, pada
gatel buat ngomongin kata-kata baru yang mereka anggep itu adalah gaul dan
kekinian.
Pertama kali saya mendengar kata baper, saya sih nggak
peduli.. Tapi lama-kelamaan, teman-teman saya pada ribut soal baper, alhasil
karena saya penasaran, saya duduk manis, nyalain ponsel, buka google chrome,
dan masukin keyword "baper
adalah......"
2.
DIOPNAME? YEAY!
Teman kamu diopname?
Dan kamu nggak tau?
Mustahil hari gini kamu nggak tahu kalau teman kamu
diopname di RS!
Gimana nggak? Foto dengan tangan diinfus berbentuk 2
jari (saya nggak ngerti anak muda kekinian semua pro Jokowi atau bukan)
diupdate di Path, Instagram, Twitter.
Saya jadi heran, ini orang beneran sakit apa nggak
sih?
Kan kalo orang udah sekarat (misal), emang sempet dia
megang hp cuma buat sekedar update?
Mungkin punya tenaga aja udah nggak.
"Yah tapi kan dia nggak sekarat, cuma sakit,
mungkin baru mau sekarat!"
Ya udah! Berarti dia nggak sakit-sakit amat, kamu pantengin
aja TimeLinenya, kalau dia udah nggak update lagi, baru deh kamu
tengokin!
Mungkin udah sekarat. :D
3.
FOTO SEKUMPULAN CEWEK PAMER TAS
Gini lho...
Kalian pasti pernah melihat sekumpulan cewek yang lagi nyantai-nyantai,
kok sempet-sempetnya pose tubuh miring sambil nenteng-nenteng tas dengan tangan
bengkok kayak orang kena stroke? (Bayangin aja)
Gua jadi mikirnya "Isi tasnya memangnya apaan?
Takut bener digondol kucing"
Anak muda kekinian kalau foto dan update foto itu jadi
punya satu motif yang sama: PAMER.
Yaudalaya kayak tante syahrenong. J
4.
UPDATE STATUS "HOMEY"
Nih, bocah-bocah kemaren sore, biasanya sering banget
update status di Bbm, "homey! *nyempilin emoticon ngantuk*
Dan itu sengaja diupdate kisaran jam-jam malem,
jam-jam shubuh.
Padahal, homey
itu artinya serasa di rumah. Yang berarti bukan kamu udah nyampe rumah.
Tapi biasa lah, saya nggak heran dengan anak-anak muda
sekarang yang update cuma ikut-ikutan doang, walaupun nggak tahu artinya.
Mungkin kalo update tengah malam biar dikira "wih
abis ngepet tuh!" Eh salah, maksudnya "wih anak malem!"
5.
ALIS SHINCHAN
Perhatiin deh cabe-cabe jaman sekarang, alisnya
persegi panjang dengan bentuk yang sama, tebel dan coklat sama warna.
Saya sampai heran, pakai eyebrow apaan sih mereka? Kok bisa sama warna dan sama bentuk?? Apa
mereka punya komunitas alis sendiri? Atau geng alis tengah malam? Mengerikan!
Suatu ketika ada sebuah tweet salah satu cewek yang mungkin sedikit mengungkapkan
kekesalannya sama anak sekolah jaman sekarang...
Isi tweet
dia kurang lebih seperti ini, "Heran deh sama anak sekolahan jaman sekarang!
Seragam ketat2, dandan bedak tebel, make alis, make lipstick, lo
mau sekolah apa mau mejeng??"
Lah saya langsung mikir gini, ‘Make alis’??
"Sejak kapan alis bisa dicopot?"
Anak muda kekinian, sebut eyebrow itu pake alis.
Saya rasa memang perkumpulan alis shinchan sebut eyebrow itu alis doang...
Makanya mereka pakainya kudu tebel, karena kalau nggak
tebel, nanti disangka alisnya ditinggal di rumah, dan orang-orang nggak ada
yang mau main sama dia. Loh kenapa?
Wong ngeri lah! Nanti kalo lagi jalan tiba-tiba
ngeliat tuyul gimana??
6.
PENDING, BEB
BOHONG deh kalau kamu nggak pernah liat di RU kamu,
sepasang kekasih yang update Status paling penting sepanjang sejarah
"pending, beb...", "ceklis ih ke kamu :(", "ceklis
yang :( kangen ih"
Bahkan, pasangan yang baru jadian aja melakukan hal
yang sama.
Saya jadi mikir, apa orang-orang ribut jomblo dan
gencar cari pacar cuma buat ngomong "pending yang" gitu di status?
Cuma buat nunjukin kalau dia lagi nggak jomblo?
Ya kamu pacaran modal dikit lah, pending? Telfon, apa
susah!!
Selanjutnya, kalau membahas masalah KEKINIAN,
maka hal tersebut sangat erat hubungannya dengan yang namanya Smartphone. Nggak
punya Smartphone terbaru dan paling mahal, nggak KEKINIAN katanya. Rela-relain
nggak makan biar bisa punya gadjet dengan simbol apel yang nggak habis dimakan
itu. Walah-walah. Nggak habis pikir saya sama masyarakat jaman sekarang...
Masyarakat sekarang bukan lagi sekedar up to date dalam segala hal. Tapi, udah
sampai up to week, up to day, up to
minute, bahkan sampai up to second.
Parah nggak tuh. Mantengin terus semua akun sosmednya. Ngecek kalau-kalau ada yang follow, like, atau memberi komentar.
Smartphone memang nggak bisa disalahin
dalam hal ini, yang salah itu ya... siapa ya? Saya juga bingung siapa yang
sejatinya harus disalahkan.. Ok. Lupain tentang salah menyalahkan, saya ingin
memberikan gambaran umum tipe Manusia Masa Kini Yang KEKINIAN, tak bisa lepas sama yang namanya Smartphone. Sedikit aneh tapi nyata dan jelas terjadi.
1.
Smartphone, Menjauhkan yang Dekat dan
Mendekatkan yang Jauh
tidak sedikit yang merasakan hal
seperti ini. Smartphone membantu manusia untuk memudahkan dalam segala hal. Yang
palong pokok adalah komunikasi yang selalu dibutuhkan, kapanpun dan dimanapun.
2.
Smartphone is Our Friend
Smartphone adalah teman di saat keadaan
sedang labil, galau tidak ketulungan, membuat beberapa orang malas untuk
bergabung dengan yang lain. Mending internetan pakai smartphone, begitulah
kira-kira.
3.
Tidur Ditemani Smartphone
Sambil stalking mantan, tiduran mainan
smartphone. Ehh, malah mimpiin mantan. Coba mau tidur bukan sibuk main hp, tapi
berdoa. Pasti tidurnya jauh lebih berkualitas. J
4.
Foto Selfie Dimana-mana
Selfie sudah menjadi kebutuhan pokok
bagian sebagian besar orang untuk tampil eksis dengan cara yang mudah. Tinggal
cekrek..upload, terkenal deh..
5.
Foto Dulu Baru Nolong Orang
Pernah melihat ada sebuah musibah,
seperti kebakaran atau yang lainnya di suatu tempat. Ehh, bukannya orang-orang
bantuin malah pada selfie-selfie. Oh my god. Hal-hal yang nggak patut untuk
dilestarikan.
6.
Adem Ayem Di Kamar Mandi
Orangtua dulu kalau lama di kamar
mandi, berarti lagi boker atau mandi sambil nyampo biar bersih. Tapi, jaman
sekarang, sambil nongkrong mainan COC. Atau malah selfie-selfie di kamar mandi.
Mending kamar mandi sendiri, kalau di mall-mall?
Banyak yang bakalan antri tuh.. Parah!!
7.
Smartphone, Teman Saat Makan dan Minum
Main hp saat sedang makan itu kurang
elegan. Lebih baik kamu main hpnya ketika sedang menunggu makanan atau minuman
yang akan dihidangkan. Atau, letakkan hp di saku atau tas, dan sapa teman di
kanan dan kiri kita. Itu akan lebih elegan.
Nah,
itu adalah sekilas penjelasan serta pendapat saya mengenai fenomena KEKINIAN. Sejatinya,
KEKINIAN itu hanya persoalan siapa yang lahir lebih dulu dan siapa lahir di
jaman serba maju seperti sekarang ini. Apapun itu, jika kita bisa menyikapinya
dengan positif, maka segalanya akan memberikan dampak yang positif pula bagi
diri kita.
Kita boleh mengikuti perkembangan
jaman.
Boleh berpakaian dengan mode terbaru.
Tapi, ingat. Kita jangan sampai kalah
oleh kemajuan jaman.
Terbawa arus dan akhirnya malah
tenggelam.
Dan, bagi saya. Kebahagiaan dan
keberadaan orang-orang terdekat yang ada
di sekitar kita adalah sebuah point
utama yang harus disyukuri dan dihargai.
Bukan malah sibuk bergadjet ria
memenuhi sosial media.
-Citra Larasari-


Komentar
Posting Komentar