Dengan orang yang tepat, impianmu akan menjadi hebat.
Masing-masing kita
memiliki impian yang besar. Ada yang kemudian memendamnya karena tidak berani
mewujudkannya. Ada yang begitu ingin mewujudkannya tapi belum tahu caranya. Ada
yang sedang berusaha mewujudkannya sekalipun itu seumur hidup menempuhnya.
Umur Impian itu bisa
jadi pendek. Ketika berbenturan pada situasi dan kondisi yang tidak
memungkinkan untuk kita mewujudkannya. Terkungkung oleh jam kerja, harus
berpindah kota, harus mengalah karena orang tua, harus lebih banyak bicara
realita, dan bertemu dengan orang yang tidak bisa diajak untuk mewujudkannya.
Betapa beruntungnya
orang yang memiliki kesempatan untuk mewujudkan impiannya, memiliki dukungan
dari orang di sekitarnya, dan bertemu dengan partner yang tepat untuk ikut
membangun impiannya sejak awal. Sejak impian masih berupa kata-kata, belum
berupa tindakan.
Sejak kekhawatiran itu
bisa dibagi, didiskusikan jalan keluarnya, dicarikan celahnya, dikuatkan kepercayaannya,
didampingi kala ketakutannya. Impian itu mungkin besar, tapi kita tahu bahwa
ada Allah Yang Maha Besar. Karena segala sesuatunya bisa menjadi mungkin,
sepanjang seseorang berusaha mengubah takdir mimpinya.
Impian itu akan tetap
menjadi impian bila tidak segera bangun untuk mewujudkannya. Hari ini, hari ketika
usia kita masih muda. Dimana kita tengah berada dalam persimpangan hidup, Quater Life Crisis. Kita tengah diuji pula sejauh mana kita akan
memperjuangkan impian kita. Bahkan idealisme kita ketika dulu duduk di bangku sekolah
maupun kuliah pun tengah diuji. Di tengah gempuran tuntutan hidup yang semakin
duniawi, kita harus membuat keputusan. Keputusan penting yang berdampak pada
impian kita. Akankah impian mati atau terus hidup.


Komentar
Posting Komentar