Malam ini, ketika waktu menempati ruangnya. tepat pukul 00.48. Aku masih juga terjaga di tengah kesunyian malam. Saat orang-orang telah terlelap dan mulai memasuki dunia mimpi mereka masing-masing, justru aku masih juga membuka mata. Aku juga tak tahu gerangan apa yang membawaku ke keadaan ini. Padahal, kantuk sudah sejak tadi ingin menghampiriku. Namun, seakan ada sesuatu yang menahannya di sana. Dan saat itu terjadi, alam bawah sadarku seakan membawaku kembali melintasi waktuku, 3, 6, bahkan 9 tahunn lalu. Waktu dimana aku yang sekarang seakan bukan gambaran bagaimana aku hidup dulunya. Jika saja, semua yang aku raih dulu masih sama. Mungkin takkan ada diriku yang sekarang. Pribadi yang lebih menghargai orang-orang yang dulu tak pernah terjamah oleh mataku.
Hingga aku sampai pada titik ini, aku mulai sadar bahwa aku tak pernah mau peduli bahwa roda itu selalu berputar. Dan memang akan terus berputar hingga sampai saatnya ia rusak dan tak lagi mampu berputar. Namun, yang kutahu. Kini, ketika aku mendapat giliran untuk berada di bagian bawah roda itu, justru saat itulah roda tersebut mencapai titik lemahnya. Ia tak mampu lagi berputar normal seperti sedia kala. Dan entah, roda itu akan rusak atau justru akan mengalami perbaikan hingga kembali berputar dan mampu membawaku bisa mencapai titik teratas dirinya.
Entahlah...
Kini, hanya Tuhan yang tahu.
(Dalam Catatan Senja)
06092014

Komentar
Posting Komentar