Langsung ke konten utama

Catatan Senja #17


Hati Yang Kusimpan


Tiba-tiba aku begitu ingin menemuimu. Apalagi jika bukan karena rindu yang tak pandai menunggu waktu, pun belum terlalu larut. Meski kau telah lelap dilembut selimut yang memelukmu lebih hangat dari senja dan kabut.  Aku ingin menulis untuk semua kata yang mewakili seluruh kita. Agar kelak membacamu berulang-ulang adalah nyanyian sebelum tidur yang selalu kurekam. 

Akan kuawali paragraf pertama dengan huruf yang kucuri dari tetesan hujan di sore itu. Bulir air yang selalu membuatku jatuh hati berkali-kali, yang pada tetesannya pula aku ingin menjadi bagian dari dirinya. Atau, menjadi bintang yang ku simpan di langit lama pada gugusan cahaya. 

Kemudian, biar kutulis juga sebuah puisi. Yang di sana aku kerap menitip rindu, setelah gelap, sebelum lelap, sebelum malam menjadi senyap. Lalu setelah pagi, sebelum tersadar, juga sebelum matahari. Kau tahu bukan? Aku begitu mencintai puisi. Seperti laut dengan ombak yang tak pernah surut. 

Lalu, tak lupa kutulis juga tentangmu. Iya, dirimu. Yang terkadang mengenalkanku banyak cerita, tentang kotamu yang begitu jauh, tentang kegagalan-kegagalan yang kau temui. Juga tentang dirimu sebenarnya dan segala apa yang kau impikan. Bahkan pada pesan-pesan singkat yang kerap kali saling kita kirimkan untuk menghabiskan waktu demi membunuh kebosanan. 

Setelah itu, aku pun tak ingin lupa menulis kepedulianmu. Sebab, aku pernah berkeluh kesah dan kau dengan sabar mendengar, aku pernah tertawa dan telingamu setia mencerna, aku pernah membisikkan doa dan senyummu selalu menyimpan gemanya. 

Lalu hatiku dan dirimu setelahnya, kedua tempat yang tak pernah ingin kutulis terpisah. Sebab padamu adalah bagian dari bahagia yang selalu ingin kutuju. Aku telaten menghitung detak jantungku satu persatu. Dan, untuk setiap udara yang kupinjam, kau adalah hati yang selalu kusimpan. 

Catatan Senja | 17/04/2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kompetisi Menulis Cerpen “Pilih Mana: Cinta Atau Uang?” #KeputusanCerdas

KARENA CINTA ITU INDAH... Duduk di sebuah kafe bernama Rainbow , seorang wanita dengan dress putih selutut yang dikenakannya. Lengkap dengan hiasan kalung yang melingkar di lehernya. Menambah kesan anggun pada diri wanita itu. Sedari tadi, ia seakan tak memedulikan orang-orang di sekitarnya yang sibuk memesan menu pada waitress yang ada. Pandangannya hanya tertuju pada jendela yang berada tepat di samping kirinya. Ia sengaja memilih meja yang berada tepat di dekat jendela. Karena membuatnya akan lebih mudah memantau ke arah luar kafe dari balik kaca jendela. Hari itu hujan turun tak begitu deras. Hanya beberapa gerimis yang dijatuhkan langit ke tubuh bumi. Hingga membuat sebagian orang tak perlu menunda kesibukan mereka hari itu. Begitupun Keyla, nama wanita itu. Sudah hampir sejam ia duduk di dalam kafe. Dan sudah sejam yang lalu pula, capucino yang dipesannya tak juga disentuhnya. Yang ia lakukan hanya mengecek handphone sembari sesekali menengok ke arah jendela, yang juga ...

Sebuah Tulisan - Kamu Kekinian Nggak??

KEKINIAN  Apa yang akan kamu lakukan, supaya kamu bisa dibilang “ KEKINIAN ”? Kata ini seperti sudah menjadi fenomenal, bahkan telah mengalahkan jargon-jargon yang sempat ngetrend juga, seperti “Aku Mah Apa Atuh”, “Sakitya Tuh Disini”, atau “Aku Mah Gitu Orangnya.” Lantas bagaimana dengan keadaan, sentilan biar dibilang “ KEKINIAN ”? Kadang, kebanyakan orang harus melakukan ‘sesuatu’ agar dibilang KEKINIAN . Misalnya, kalau difoto tangannya saja, atau kakinya doang. Kedua hal tersebut bisa dikatakan sebuah tindakan agar kita bisa dibilang KEKINIAN . Setelah mencari dari berbagai sumber, dari Kamus Bahasa Indonesia yang online , arti kata, postingan di blog-blog yang banyak, kurang lebih artinya sama, ya mungkin inilah arti dari kata kekinian itu. Pengertian KEKINIAN  disini adalah keadaan kini atau sekarang, jadi bisa diartikan KEKINIAN itu adalah sesuatu hal yang lagi ngetren saat ini, atau yang sedang populer, sedang booming saat ini. Contohnya saja ...

Write Anything

8 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan ke Penulis Jadi penulis itu memang kelihatan keren! Tapi kadang mereka juga pusing saat harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari orang di sekitarnya. Sekarang Spring mau berbagi sedikit curhatan dari kakak-kakak penulis kenalan Spring. Katanya jadi penulis itu gampang-gampang susah, dan banyak suka dukanya lho! Siap-siap buat yang pengin jadi penulis, karena penulis sering dapat pertanyaan kayak gini : 1.         Lagi nulis cerita apa? Pertanyaan ini sangat gampang dijawab kalau memang lagi siapin novel baru. Tapi kalau nggak... bingung. Dijawab, lagi nggak nulis apa-apa juga malu. Biasanya ngeles dengan, "Ada deh, novel baru, tapi masih rahasia!" Rahasia takdir maksudnya. Huehehe…. 1.         Cerita novel kamu tentang apa sih? Bisa sekalian promosi nih, mana tahu dia suka dan mau beli novel kita. Tapi kadang juga malah sedih kalau ada te...