Langsung ke konten utama

Catatan Senja #7 Semoga Bukan Untukku


Ada terlalu banyak tak percaya ketika kau bertindak seperti itu. Ada terlalu banyak sedih ketika kau berucap seperti itu. Akupun juga bingung, mengapa bisa. Dan aku tak tahu harus menjawab apa.
Akhir-akhir ini, baik dalam keseharianmu, tindakanmu, ucapanmu, hingga segala yang menyangkut dirimu, kau sangkut pautkan dengan sebuah filosofi bernama "senja". Entah dengan sengaja ataupun tidak. Dan diriku, yang dengan sengaja menempatkan kata itu sebagai jati diri, membuatku kembali mengalami hal yang dulu membuatku jatuh. 

Kau tak pernah tahu, dan mungkin takkan pernah ingin tahu. Bahwa jika kau melakukan hal itu, dengan tanpa kukehendaki, dan secara naluriah, perasaanku akan membawaku ke dalam rasa yang sebenarnya bisa kusebut bodoh. Kau tahu, apa itu? Rasa GR. Aku sendiri merasa malu jika rasa itu hadir. Padahal, belum tentu "senja-senja" yang kau hadirkan dalam hari-hari, terlebih puisi-puisimu itu adalah aku. Dan aku tahu, pasti bukan untukku. Iya kan??

Dan, untuk meminimalisir hal itu, dan kuharap memang seharusnya tak kulakukan. Aku ingin lepas dari tetek bengek soal senja. Menghapus istilah senja dari diriku, walau sebenarnya aku sangat suka dengan hal tersebut. Tapi, demi kebaikanku sendiri, dan sesuai saran yang pernah kau kirimkan padaku, bahwa aku tak seharusnya terlalu mengikuti perasaanku, karena ujung-ujungnya dirikulah yang akan terluka. Apakah kau masih ingat perkataanmu itu? Oh, bukan perkataan sih, tapi lebih tepat pesan singkat darimu. Kalau kau tak ingat juga tidak mengapa. Tapi, begitulah diriku, selalu mengingat hal-hal kecil yang mungkin bagi sebagian orang merupakan hal-hal yang tak penting. 

Satu hal yang hingga saat ini masih tak dapat kutemukan dari dirimu, yakni perbedaan antara kebenaran dan candaan dari dirimu. Sejak dulu, saat aku mulai mengenalmu, aku benar-benar tak tahu mana bagian dari dirimu yang benar-benar dari lubuk hati dan mana yang hanya sebatas ucapan dari sifat humormu. Aku tak pernah membenci hal itu, hanya terkadang sedikit tak suka. Kau pasti tahu mengapa. 

Kuharap, seperti dalam buku Hujan Matahari, Kau tak memberiku harapan jika memang kepastian itu tak pernah ada. 
Semoga, kali ini aku tak salah. Bahwa, hingga saat ini kau masih bercanda denganku. Iya kan???

(Dalam Catatan Senja)

28062015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kompetisi Menulis Cerpen “Pilih Mana: Cinta Atau Uang?” #KeputusanCerdas

KARENA CINTA ITU INDAH... Duduk di sebuah kafe bernama Rainbow , seorang wanita dengan dress putih selutut yang dikenakannya. Lengkap dengan hiasan kalung yang melingkar di lehernya. Menambah kesan anggun pada diri wanita itu. Sedari tadi, ia seakan tak memedulikan orang-orang di sekitarnya yang sibuk memesan menu pada waitress yang ada. Pandangannya hanya tertuju pada jendela yang berada tepat di samping kirinya. Ia sengaja memilih meja yang berada tepat di dekat jendela. Karena membuatnya akan lebih mudah memantau ke arah luar kafe dari balik kaca jendela. Hari itu hujan turun tak begitu deras. Hanya beberapa gerimis yang dijatuhkan langit ke tubuh bumi. Hingga membuat sebagian orang tak perlu menunda kesibukan mereka hari itu. Begitupun Keyla, nama wanita itu. Sudah hampir sejam ia duduk di dalam kafe. Dan sudah sejam yang lalu pula, capucino yang dipesannya tak juga disentuhnya. Yang ia lakukan hanya mengecek handphone sembari sesekali menengok ke arah jendela, yang juga ...

Sebuah Tulisan - Kamu Kekinian Nggak??

KEKINIAN  Apa yang akan kamu lakukan, supaya kamu bisa dibilang “ KEKINIAN ”? Kata ini seperti sudah menjadi fenomenal, bahkan telah mengalahkan jargon-jargon yang sempat ngetrend juga, seperti “Aku Mah Apa Atuh”, “Sakitya Tuh Disini”, atau “Aku Mah Gitu Orangnya.” Lantas bagaimana dengan keadaan, sentilan biar dibilang “ KEKINIAN ”? Kadang, kebanyakan orang harus melakukan ‘sesuatu’ agar dibilang KEKINIAN . Misalnya, kalau difoto tangannya saja, atau kakinya doang. Kedua hal tersebut bisa dikatakan sebuah tindakan agar kita bisa dibilang KEKINIAN . Setelah mencari dari berbagai sumber, dari Kamus Bahasa Indonesia yang online , arti kata, postingan di blog-blog yang banyak, kurang lebih artinya sama, ya mungkin inilah arti dari kata kekinian itu. Pengertian KEKINIAN  disini adalah keadaan kini atau sekarang, jadi bisa diartikan KEKINIAN itu adalah sesuatu hal yang lagi ngetren saat ini, atau yang sedang populer, sedang booming saat ini. Contohnya saja ...

Write Anything

8 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan ke Penulis Jadi penulis itu memang kelihatan keren! Tapi kadang mereka juga pusing saat harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari orang di sekitarnya. Sekarang Spring mau berbagi sedikit curhatan dari kakak-kakak penulis kenalan Spring. Katanya jadi penulis itu gampang-gampang susah, dan banyak suka dukanya lho! Siap-siap buat yang pengin jadi penulis, karena penulis sering dapat pertanyaan kayak gini : 1.         Lagi nulis cerita apa? Pertanyaan ini sangat gampang dijawab kalau memang lagi siapin novel baru. Tapi kalau nggak... bingung. Dijawab, lagi nggak nulis apa-apa juga malu. Biasanya ngeles dengan, "Ada deh, novel baru, tapi masih rahasia!" Rahasia takdir maksudnya. Huehehe…. 1.         Cerita novel kamu tentang apa sih? Bisa sekalian promosi nih, mana tahu dia suka dan mau beli novel kita. Tapi kadang juga malah sedih kalau ada te...