Langsung ke konten utama

Catatan Senja #9 Aku Belajar dari Kalian


Banyak orang menjadikan tokoh-tokoh terkenal ataupun orang-orang besar sebagai sosok inspirasi mereka. Baik dari kalangan artis, tokoh politik, pengusaha terkenal, bintang luar negeri, penulis, hingga presenter ataupun model yang super perfect. Tapi sesungguhnya, tanpa kita sadari. Begitu banyak sosok-sosok sederhana yang ada di sekitar kita yang dapat menginspirasi diri serta hidup kita. Sejak kita lahir ke dunia ini hingga sekarang.

Dan hari ini, hal itulah yang ingin aku ceritakan. Entahlah, tiba-tiba saja aku terpikirkan akan bahasan tulisan ini. Mungkin aku baru menyadari keberadaan mereka, yang sejatinya memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perjalanan hidupku. Dan aku banyak mengambil pelajaran dari cara mereka menghadapi serta menjalani hidup mereka. Yang secara bersamaan mereka mungkin tak tahu bahwa ada seseorang di sekitar mereka yang menjadikan mereka sebagai sosok yang begitu menginspirasi. Inilah mereka...

1.           Papa & Mamaku
Sepasang manusia yang memiliki kedudukan kedua yang patut kita hormati dan taati perintahnya setelah Allah Swt. Ya... aku terbiasa memanggil mereka dengan sebutan “Papa & Mama”. Setiap anak yang lahhir ke dunia ini pasti memiliki kedua orangtua. Hanya saja, terkadang ada beberapa dari kita yang harus menerima kenyataan bahwa Allah lebih menyayangi mereka hingga memanggil mereka lebih dulu untuk menghadap-Nya.
Aku memiliki kedua orangtua yang begitu hebat. Aku banyak belajar dari cara mereka menjalani hidup ini. Mengapa? Ini karena semangat mereka dalam memberikan berbagai macam kebutuhan yang sampai saat ini belum bisa aku balas. Dimulai dengan hidup yang begitu sederhana hingga kami mampu sedikit mengangkat kepala dan membanggakan diri pada orang-orang yang dahulu tak memandang keberadaan keluargaku.
Aku banyak belajar  mengenai kesabaran dari Papaku. Beliau adalah sosok ayah yang begitu sabar. Terkadang, kudapati dalam beberapa kejadian yang terjadi di rumah, beliau harus mengalah dan menyembunyikan rasa lelah serta marahnya dari kami. Terlebih pada kami, anak-anaknya. Bagiku, Papa memiliki tingkat kesabaran yang begitu besar dalam hidup. Beliaupun jarang marah pada kami, jarang sekali. Jika kami sudah memberikan alasan terhadap suatu hal yang dilakukan, maka beliau akan dengan lapang hati menerimanya. (nulis yang ini jadi pengen nangis deh...)
Aku belajar tentang motivasi dan semangat pantang menyerah dari Mamaku. Beliau memiliki karakter yang lebih tegas dan kuat dari Papaku. Beliau tak pernah mengeluhkan masalah-masalah kecil yang bagi sebagian orang perlu untuk dikeluhkan. Mamaku sangat jarang mengeluh saat beliau sakit. Katanya, penyakit itu akan sembuh sendiri jika kita memberikan sugesti bahwa kita akan sembuh pada diri kita sendiri. Beliau berkata bahwa penyakit itu jangan dimanja. Oleh karena itulah, aku juga jarang mengeluhkan pada orang sekitar jika diriku sedang sakit.  Kuharap, aku kelak bisa menjadi seorang wanita sehebat mama...

2.           Muliananda
 Cewek yang memiliki pembawaan yang tenang dan lembut ini adalah salah satu saudara sepupuku. Kami seumuran dan kuliah di universitas yang sama, namun memilih fakultas yang berbeda. Nanda, begitu biasa aku menyapanya. Aku memilihnya sebagai salah satu dari sosok yang menginspirasiku adalah karena metamorfosis kehidupan religinya. Sejak kecil hingga menginjak bangku SMA, aku sedikit tahu mengenai kehidupan serta kesehariannya. Bagaimana tindak tanduk serta cara dia dalam melewati hari-hari.
Namun, di awal masa perkuliahan merupakan titik balik bagi dirinya untuk benar-benar bisa menerima hidayah Allah yang akhirnya membawa dirinya menjadi seorang muslimah yang tetap istiqomah. Aku mengagumi caranya dalam menghargai agama serta dirinya sendiri sebagai seorang wanita. Semangatnya dalam mencari keridhaan Ilahi sungguh menginspirasiku, yang notabenenya lebih dulu memahami agama dengan lebih dalam dibanding dirinya. Namun, hingga saat ini aku masih belum bisa mengaplikasikan caranya dalam menata diri (cara berhijab) ke dalam diriku sendiri. Entahlah, mungkin kini aku masih berpegang teguh pada pendirianku yang merasa bahwa aku masih merasa cukup dengan caraku dalam berhijab, sekarang. Selama aku tidak melakukan hal-hal yang menyimpang dari ajaran-Nya. Namun, aku juga berharap bahwa kelak jika memang Allah juga memberikan hidayah itu pada diriku, maka aku akan memenuhinya. Dengan batas penggunaannya yang masih bisa disebut wajar.

3.           Muhammad Ridwan & Andi Humairah
Mereka berdua adalah 2 teman terdekatku sejak di bangku MTs lalu. Dan jika ditotal, maka kami berteman sudah selama ± 10 tahun. Waktu yang cukup lama bagiku.  Sebenarnya, ketika masa sekolah dulu aku melihat mereka hanya sebagai teman biasa saja. Tanpa ada hal yang spesial. Namun, tidak ketika kami sudah memasuki dunia kampus. Dan secara perlahan aku mulai melihat hal inspratif dari mereka.
Impian yang begitu tinggi dan tak kenal rasa pesimis kudapati dari kedua temanku yang sering kusapa Ride dan Ira ini. Ride, si calon dokter gigi dan Ira yang akan menjadi sarjana kesehatan masyarakat. Mereka berdua selalu membicarakan mengenai mimpi-mimpinya yang begitu hebat tentang keinginannya untuk bisa melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Ride ingin pergi ke sebuah negara yang tak ingin orang lain ketahui dulu selain diriku. Katanya, biarlah menjadi rencananya dahulu. Sedangkan Ira terus-terusan kekeuh dan bertekad kuat ingin ke Jepang. Sampai-sampai ingin berjodoh dan melangsungkan pernikahan di negeri sakura itu.
Sebenarnya, selain mereka berdua akupun memiliki impian yang sama. Yaa... kami bertiga punya impian yang sama. Melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Namun, terkadang, rasa pesimis dalam diriku lebih kuat dibandingkan optimisme. Aku selalu merasa bahwa diriku tak memiliki kelebihan apapun yang bisa dijadikan modal atau bekal. Tapi, berbeda dengan mereka berdua. Terlebih pada Ira. Aku mengakui bahwa semangatnya begitu besar. Akupun sampai salut. Sampai-sampai ia begitu rajin mempelajari bahasa Jepang. Sungguh membuatku termotivasi. Semoga kelak impian kita akan benar-benar terwujud. Amiiiiinn....

4.           Ahmad Ma’ruf
Aco, sapaan akrabnya. Aku mengenalnya sejak masuk perkuliahan. Awalnya aku tak begitu akrab dengannya. Namun, seiring berjalannya waktu maka pertemanan kami semakin dekat. Pertemanan yang benar-benar sebatas hubungan teman. Ternyata, diantara beberapa temanku, aku menjadikannya sebagai salah satu sosok yang mengisnpirasi diriku. Bagaimana tidak? Selama masa perkuliahan, diantara begitu banyak mahasiswa kimia, aku menemukan sesuatu yang berbeda dari dirinya. Yakni disenangi banyak orang.
Dari sudut pandangku, aku melihat sendiri akan hal itu. Sepanjang pengetahuanku, tak ada seorangpun di kampus yang tak senang berteman dengannya. Siapapun yang mengadakan obrolan dengannya, aku jamin pasti nggak bakalan merasa bosan. Ditambah lagi dengan kemampuan akademik serta kreatifitas yang ada pada dirinya. Menjadikannya tak jarang sebagai tempat tumpuan berbagai macam problem, mulai dari perkuliahan hingga yang tak ada hubungannya dengan kuliah. Dan akupun mengakui akan hal itu.
Hingga saat ini, aku masih saja merasa terispirasi dengan cara serta bagaimana ia membuat semua hal itu bisa terjadi. Pembawaannya yang cukup ceria, kocak dan tentu saja pandai, mungkin menjadi salah beberapa penyebabnya. Yang sampai kini tak bisa kulakukan. Tapi, sedikit banyak aku belajar dari caranya menjalani hidupnya. Dan semoga, walau takkan bisa seperti dirinya. Aku berharap akan selalu ada orang-orang yang baik di luar sana yang menghargai kita, bagaiamanapun kurangnya kita. 

5.         Kasmir Sy Male
Merupakan salah satu seniorku di kampus. Aku mulai mengenal namanya sejak awal masa perkuliahan. Jauh sebelum aku melihat wajahnya. Sekilas, aku hanya tahu bahwa dia merupakan salah satu senior yang patut diperhitungkan kemampuan akademiknya. Dan hal itu pula yang membuatku kagum padanya. Terlebih lagi keistiqomahannya dalam melaksanakan perintah Allah yang membuatku begitu terinspirasi olehnya.
Aku akan begitu menyanjung seseorang yang dalam hal akademik serta religinya berjalan beriringan. Karena, tak banyak orang bisa seperti itu. Setidaknya orang-orang yang berada di sekitarku. Aku berharap, walau aku tak bisa sepandai dan sehebat Ka Kasmir, tapi aku bisa mengambil pelajaran dari apa yang dilakukannya. Aku tahu, bahwa kemampuan yang dimiliki olehnya didapatkan karena dia mencintai bidang itu. Dan aku tahu bahwa jika kita mencintai apa yang kita kerjakan dan tekuni, maka semuanya akan memberikan hasil yang memuaskan pula. 

6.         Afif Randika
Afif, dia adalah salah satu adik tingkatku di kampus. Aku tak begitu tahu banyak tentang kehidupannya serta hal-hal yang berkaitan dengannya. Tetapi, ada satu pelajaran penting yang bisa kupetik dari dirinya. Semangat juangnya dalam berwirausaha secara mandiri di usia masih terbilang sangat muda. Ya, sangat sederhana namun begitu menyentuh diriku.
Di dalam hidup ini, aku yakin sangat banyak sosok pemuda yang juga memiliki jiwa seperti dirinya. Namun, yang kutemui dan kudapati secara langsung bisa aku hitung. Dan Afif termasuk. Semoga aku juga bisa memiliki tekad dan semangat yang  tinggi seperti dirinya. Walau tidak dalam hal yang sama, namun dengan tujuan yang sama, yaitu mencapai apa yang kita inginkan. Semoga kelak, kau bisa sukses dengan usaha yang sekarang kau pilih dan jalani.

Aku banyak mengambil pelajaran serta inspirasi dari cara mereka melewati hari-hari. Yang terkadang kita sibuk menjadikan sosok yang super terkenal untuk menjadi sosok inspirasi dalam hidup kita. Padahal, jika kita mau melihat dengan lebih jelas lagi, begitu banyak orang-orang sederhana yang sejak dulu berada di sekitar kita yang mempunyai banyak sekali hikmah kehidupan yang bisa kita panuti. Dan mereka-mereka yang saat ini kuceritakan disini adalah beberapa diantaranya.
Semoga aku bisa memetik pelajaran serta inspirasi yang begitu besar dari mereka, walau hanya salah satu diantaranya. Amin Ya Rabbal Alamin...

Komentar

  1. tunggu tulisan kk selanjutnya.... :)

    BalasHapus
  2. sure.. makasih de udh menyempatkan utk baca.. :). baru bca komentarnya skrg. udhl lama bgt ya.. hehehe.. :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kompetisi Menulis Cerpen “Pilih Mana: Cinta Atau Uang?” #KeputusanCerdas

KARENA CINTA ITU INDAH... Duduk di sebuah kafe bernama Rainbow , seorang wanita dengan dress putih selutut yang dikenakannya. Lengkap dengan hiasan kalung yang melingkar di lehernya. Menambah kesan anggun pada diri wanita itu. Sedari tadi, ia seakan tak memedulikan orang-orang di sekitarnya yang sibuk memesan menu pada waitress yang ada. Pandangannya hanya tertuju pada jendela yang berada tepat di samping kirinya. Ia sengaja memilih meja yang berada tepat di dekat jendela. Karena membuatnya akan lebih mudah memantau ke arah luar kafe dari balik kaca jendela. Hari itu hujan turun tak begitu deras. Hanya beberapa gerimis yang dijatuhkan langit ke tubuh bumi. Hingga membuat sebagian orang tak perlu menunda kesibukan mereka hari itu. Begitupun Keyla, nama wanita itu. Sudah hampir sejam ia duduk di dalam kafe. Dan sudah sejam yang lalu pula, capucino yang dipesannya tak juga disentuhnya. Yang ia lakukan hanya mengecek handphone sembari sesekali menengok ke arah jendela, yang juga ...

Sebuah Tulisan - Kamu Kekinian Nggak??

KEKINIAN  Apa yang akan kamu lakukan, supaya kamu bisa dibilang “ KEKINIAN ”? Kata ini seperti sudah menjadi fenomenal, bahkan telah mengalahkan jargon-jargon yang sempat ngetrend juga, seperti “Aku Mah Apa Atuh”, “Sakitya Tuh Disini”, atau “Aku Mah Gitu Orangnya.” Lantas bagaimana dengan keadaan, sentilan biar dibilang “ KEKINIAN ”? Kadang, kebanyakan orang harus melakukan ‘sesuatu’ agar dibilang KEKINIAN . Misalnya, kalau difoto tangannya saja, atau kakinya doang. Kedua hal tersebut bisa dikatakan sebuah tindakan agar kita bisa dibilang KEKINIAN . Setelah mencari dari berbagai sumber, dari Kamus Bahasa Indonesia yang online , arti kata, postingan di blog-blog yang banyak, kurang lebih artinya sama, ya mungkin inilah arti dari kata kekinian itu. Pengertian KEKINIAN  disini adalah keadaan kini atau sekarang, jadi bisa diartikan KEKINIAN itu adalah sesuatu hal yang lagi ngetren saat ini, atau yang sedang populer, sedang booming saat ini. Contohnya saja ...

Write Anything

8 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan ke Penulis Jadi penulis itu memang kelihatan keren! Tapi kadang mereka juga pusing saat harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari orang di sekitarnya. Sekarang Spring mau berbagi sedikit curhatan dari kakak-kakak penulis kenalan Spring. Katanya jadi penulis itu gampang-gampang susah, dan banyak suka dukanya lho! Siap-siap buat yang pengin jadi penulis, karena penulis sering dapat pertanyaan kayak gini : 1.         Lagi nulis cerita apa? Pertanyaan ini sangat gampang dijawab kalau memang lagi siapin novel baru. Tapi kalau nggak... bingung. Dijawab, lagi nggak nulis apa-apa juga malu. Biasanya ngeles dengan, "Ada deh, novel baru, tapi masih rahasia!" Rahasia takdir maksudnya. Huehehe…. 1.         Cerita novel kamu tentang apa sih? Bisa sekalian promosi nih, mana tahu dia suka dan mau beli novel kita. Tapi kadang juga malah sedih kalau ada te...